SYALFIAH, DWITHA (2025) ANALISIS KETERSEDIAAN AIR SUNGAI LEMATANG SEBAGAI AIR BAKU PDAM LEMATANG ENIM KABUPATEN MUARA ENIM. Other thesis, UNIVERSITAS BINA DARMA.
|
Text (BAB 0)
0.pdf Download (911kB) |
|
|
Text (BAB 1)
1.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
D.pdf Download (715kB) |
|
|
Text (FULLBAB SKRIPSI)
F...pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
L.pdf Download (1MB) |
Abstract
Ketersediaan air pada suatu Daerah Aliran Sungai (DAS) meliputi air hujan yang meresap ke dalam tanah dan sisanya akan mengalir sebagai limpasan ke permukaan. DAS Lematang terletak di Provinsi Sumatera Selatan yang melintasi Kabupaten Lahat dimulai dari Pagar Alam dan berakhir di Sungai Enim di Kabupaten Muara Enim. DAS Lematang memiliki luas 8773 km2. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ketersediaan air di DAS Lematang dengan menggunakan metode Mock dan menghitung debit andalan di DAS Lematang dengan menggunakan metode bulan perencanaan dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya ketersediaan air Qs (kapasitas retensi) dengan berbagai kala ulang Q5; Q10; Q25; Q50 dan Q100, Memperoleh besarnya kapasitas andal (Q80) yang dibutuhkan untuk air bersih dengan berbagai kala ulang Q5; Q10; Q25; Q50 dan Q100 serta menganalisis neraca air antara kebutuhan air dibandingkan dengan ketersediaan air di Daerah Aliran Sungai (DAS) Lematang tahun 2025, 2030 dan 2035. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ketersediaan air Qs (kapasitas tampung) dengan berbagai kala ulang masing-masing Q5 sebesar 579,91 m3/detik; Q10 sebesar 664,77 m3/detik; Q25 sebesar 772,00 m3/detik; Q50 sebesar 851,53 m3/detik dan Q100 sebesar 930,48 m3/detik serta kapasitas andal (Q80) yang dibutuhkan untuk air bersih dengan berbagai kala ulang masing-masing Q5 sebesar 463,93 m3/detik; Q10 sebesar 531,81 m3/detik; Q25 sebesar 617,60 m3/detik; Q50 sebesar 681,22 m3/detik dan Q100 sebesar 744,38 m3/detik dan neraca air di DAS Lematang pada tahun 2025 sebesar 728.241,53 m3 masih lebih kecil dibandingkan ketersediaan air sebesar 1.444.659,58 m3; begitu pula pada tahun 2035 dimana kebutuhan air sebesar 728.241,53 m3 masih lebih kecil dibandingkan ketersediaan air sebesar 1.444.659,58 m3 namun pada tahun 2035 terjadi ketidakseimbangan air, dimana kebutuhan air sebesar 2.518.551,29 m3 lebih besar dibandingkan ketersediaan air sebesar 1.444.659,58 m3
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | wilayah sungai lematang, ketersediaan air, kebutuhan air, keseimbangan air |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Civil Engineering and the Environment |
| Depositing User: | Miss Marina Ina |
| Date Deposited: | 26 Jun 2026 06:55 |
| Last Modified: | 26 Jun 2026 06:55 |
| URI: | http://repository.binadarma.ac.id/id/eprint/9725 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
