TINJAUAN PELAKSANAAN TIANG PANCANG DI INTERCHANGE STA 1+000 – 1+050 PROYEK TOL RUAS INDRALAYA – MUARA ENIM SEKSI INDRALAYA - PRABUMULIH

ANJI AKBAR HEMAN, BATUA (2021) TINJAUAN PELAKSANAAN TIANG PANCANG DI INTERCHANGE STA 1+000 – 1+050 PROYEK TOL RUAS INDRALAYA – MUARA ENIM SEKSI INDRALAYA - PRABUMULIH. TINJAUAN PELAKSANAAN TIANG PANCANG DI INTERCHANGE STA 1+000 – 1+050 PROYEK TOL RUAS INDRALAYA – MUARA ENIM SEKSI INDRALAYA - PRABUMULIH.

[img] Text
LAP. KERJA PRAKTEK PANJI AKBAR HB..kps-dikonversi.pdf

Download (3MB)
Official URL: https://www.binadarma.ac.id/

Abstract

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kebutuhan untuk mengembangkan infrastruktur di Indonesia dibutuhkan untuk meningkatkan perekonomian, kunci atas perekonomian berdasarkan pada kualitas infrastruktur dan kinerja logistic (Prakarsa, 2014). Infrastruktur mengacu pada sistem fisik yang menyediakan transportasi, air, bangunan dan fasilitas publik lain yang diperlukan. Untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia secara ekonomi dan sosial. Infrastruktur pada dasarnya merupakan aset pemerintah yang dibangun dalam rangka pelayanan terhadap masyarakat, prinsip ada dua jenis infrastruktur, yakni infrastruktur pusat dan daerah. Infrastruktur pusat adalah infrastruktur yang dibangun pemerintah pusat untuk melayani kebutuhan masyarakat dalam skala nasional, seperti jalan raya antar propinsi, pelabuhan laut dan udara, jaringan listrik, jaringan gas, telekomonikasi dan sebagainya. Infrastruktur daerah adalah infrastruktur yang dibangun pemerintah daerah seperti penyediaan air bersih, jalan khas untuk kepentingan daerah pariwisata dan sebagainya (Herlambang, 2016). Infrastruktur dapat diartikan sebagai akumulasi dan investasi yang dilakukan oleh pemerintah pusat atau pemerintah daerah sebelumnya yang meliputi barang yang dapat dilihat dan diraba misalnya: jalan raya, jalan tol, dan jembatan. Jalan tol merupakan salah satu usaha pemerintah untuk menambah pendapatan negara (Purnomo,A., Amiruddin., dan awom,.W.K, 2019). 2 Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun2004 Tentang Jalan Jalan raya yang belum memadai dan rekayasa lalu lintas yang belum tepat guna menjadikan penghambat untuk keseimbangan wilayah sebagai sistem transportasi. Sebagai upaya pemerintah Sumatera Selatan untuk meningkatkan infrastruktur adalah dengan pembangunan Jalan Tol Indralaya – Muara Enim. Pembangunan ini dapat dikatakan strategis bagi daerah Sumatera Selatan, karena dapat mengembangkan jaringan jalan secara khusus serta jaringan jalan dalam skala regional (Purnomo,A., Amiruddin., dan awom,.W.K, 2019).

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: KKP, PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL, FAKULTAS TEKNIK, UNIVERSITAS BINA DARMA
Subjects: L Education > L Education (General)
Q Science > Q Science (General)
T Technology > T Technology (General)
T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Civil Engineering and the Environment
Depositing User: Users 3 not found.
Date Deposited: 02 Aug 2021 02:45
Last Modified: 02 Aug 2021 02:45
URI: http://repository.binadarma.ac.id/id/eprint/1595

Actions (login required)

View Item View Item